Kesalahan yang Perlu Dihindari dalam Memulai Bisnis

Saat ini bisnis termasuk salah satu peluang usaha yang dapat memberikan kesempatan dalam memperoleh penghasilan cukup tinggi. Kian banyak pelanggan yang didapat maka akan semakin besar pula pendapatan yang bisa diperoleh. Berbeda bila hanya bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan ataupun instansi, gaji yang diproleh kemungkinan bisa tetap di luar insentif dan bonus. Apalagi untuk menjadi seorang karyawan atau pegawai itu sendiri sangat sulit karena tingginya tingkat pesaing kerja. Hal inilah yang membuat orang-orang lebih memilih untuk terjun ke dunia bisnis. Namun, bila Anda juga seorang pebisnis pemula penting untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan di bawah ini agar bisnis yang tekuni tidak cepat ambruk.

Kesahalan Memulai Bisnis

Meniru bisnis yang sudah menjamur

Banyak orang memulai suatu bisnis bukan dari idenya yang baru muncul, akan tetapi kerap memulainya dengan cara meniru bisnis orang lain sehingga hal ini akan membuat tingkat persaingan bisnis semakin ketat. Dengan kata lain, bisnis yang ditekuni bukan berasal dari ide yang baru dilahirkan untuk dijadikan sumber peluang melainkan ikut-ikutan bisnis orang lain. Contoh, saat ini sudah menjamur baju yang dijual seharga 20 rib rupiah, jika Anda turut mengikuti bisnis tersebut tidak menutup kemungkinan toko Anda malah akan sepi karena penjual sudah semakin menjamur. Oleh sebab itu, dalam suatu bisnis harus dilakoni dengan unsur ide baik dari inovasi baru maupun memanfaatkan pintu peluang yang dapat diperoleh dengan melakukan riset lapangan (merupakan menjadi kebutuhan masyarakat). Ingat, bisnis memang memberikan peluang dalam penghasilan yang tidak terbatas dalam setiap harinya, tapi bila pesaing yang ada sudah berjibun bukan tidak mungkin penghasilan juga akan minim.

Menggabungkan keuangan bisnis dan pribadi

Mengingat bisnis sangat identik dengan pengelolaan uang, maka mengatur keuangan termasuk salah satu hal yang perlu dilakukan salah satunya membedakan antara keuangan bisnis dan pribadi. Penting untuk tidak menggabungkan kedua hal tersebut karena bisa membuat kacaunya keuangan. Bahkan, untuk pengeluaran pun seperti membeli stock barang dan membayar gaji karyawan bisa terpakai uang pribadi sehingga antara kerugian dan keuntungan tidak dapat dirincikan dengan baik. Jika mampu mengganggarkan antara pengeluaran dan pemasukan, tidak berati menggabungkan keuangan bisa membuat bisnis jadi anjlok. Akan tetapi, kelebihan bila dapat membedakan kedua keuangan tersebut tentunya bisa memperkirakan apakah bisnis patut ditekuni dalam jangka panjang atau bahkan sebaliknya sehingga hal ini dapat meminimalisir kerugian yang bakal dialami.

Memiliki rasa gengsi yang tinggi

Ketika memulai bisnis baru tentunya promosi harus dilakukan dengan maksimal supaya dapat memperoleh pelanggan lebih banyak. Promosi dapat dilakukan dengan berbagai strategi, baikĀ  secara langsung ke konsumen maupun menggunakan media seperti sosial, elektronik, dan cetak. Biasanya, menekuni bisnis baru mental akan dikelabui dengan rasa gengsi yang tinggi. Masalah seperti ini hanya akan membuat bisnis sepi, tak diminati oleh khalayak yang pada akhirnya juga bisa menyebabkan bisnis di ujung tanduk. Maka dari itu, rasa gengsi yang dimiliki perlu dibuang jauh-jauh agar bisnis bisa berjalan sesuai yang diharapkan. Miliki target dalam setiap harinya untuk mempromosikan bisnis ke orang-orang, dengan begitu kemampuan berbicara akan terlatih juga bisa beradaptasi dalam memperkenalkan bisnis.

Menekuni dunia bisnis tidak mudah, harus mampu mengerti kebutuhan konsumen, dapat mengatur ekonomi, dan harus bisa berkomitmen. Tapi bila bisnis diiringi dengan kemauan yang tinggi dan keuletan, tentu bisa dijalankan dengan nyaman dan bukan tidak mungkin dapat mencapai kesuksesan di tahun mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *